Laman

Rabu, 04 Juli 2018

Tafsir Al-Baqarah 150: Allah Menyempurnakan Nikmat-Nya dengan Kesempurnaan Islam

Hasil gambar untuk muslim.or.id shalat


Nasehat Muslim

وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَيْكُمْ حُجَّةٌ إِلَّا الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْهُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِي وَلِأُتِمَّ نِعْمَتِي عَلَيْكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Dan dari mana saja kamu (keluar), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak ada hujjah bagi manusia atas kamu, kecuali orang-orang yang zalim diantara mereka. Maka janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku (saja). Dan agar Ku-sempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu
mendapat petunjuk. (Surat Al-baqarah 150)

Tafsir:

ومن أى مكان خرجت -أيها النبي- فتوجَّه إلى المسجد الحرام، وحيثما كنتم -أيها المسلمون-، بأي قطر من أقطار الأرض فولُّوا وجوهكم نحو المسجد الحرام؛ لكي لا يكون للناس المخالفين لكم احتجاج عليكم بالمخاصمة والمجادلة، بعد هذا التوجه إليه، إلا أهل الظلم والعناد منهم، فسيظلُّون على جدالهم، فلا تخافوهم وخافوني بامتثال أمري، واجتناب نهيي؛ ولكي أتم نعمتي عليكم باختيار أكمل الشرائع لكم، ولعلكم تهتدون إلى الحق والصواب.

Dimanapun kalian berada -wahai Nabi- maka berkiblatlah ke arah Masjidil Haram, dan di bumi mana saja kalian berada -wahai umat Islam- maka berkiblatlah ke Masjidil Haram, agar tidak ada orang yang menyelisihimu dengan bantahan, kecuali orang dzalim diantara mereka, maka janganlah takut kepada mereka, takutlah kepada-Ku dengan menjalankan perintah-Ku dan menjauhi larangan-Ku, sehingga Aku akan menyempurnakan nikmat-Ku kepada kalian dengan kesempurnaan syariat Islam, agar kalian mendapatkan petunjuk kepada kebenaran

الميسر — مجمع الملك فهد
Tafsir Al-Muyassar, Majma' Malik Fahd,
Kementrian Agama, Wakaf, Dakwah, Madinah, Saudi Arabia






nasehat-muslim blogpsot co id

Selasa, 03 Juli 2018

Tafsir Surat Al-baqarah 148: Berlomba dalam Kebaikan

Hasil gambar untuk muslim.or.id berlomba dalam kebaikan


Nasehat Muslim

وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

(Surat Al-Baqarah 148)

Tafsir:

ولكل أمة من الأمم قبلة يتوجَّه إليها كل واحد منها في صلاته، فبادروا - أيها المؤمنون- متسابقين إلى فِعْل الأعمال الصالحة التي شرعها الله لكم في دين الإسلام. وسيجمعكم الله جميعا يوم القيامة من أي موضع كنتم فيه. إن الله على كل شيء قدير.

Tiap umat memiliki kiblat yang mereka menghadap kearahnya ketika shalat, maka bersegeralah -wahai orang yang beriman- berlomba melaksanakan amal shalih yang Allah syariatkan kepada kalian dalam agama Islam, Allah akan mengumpulkan kalian semua pada hari kiamat, sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu

الميسر — مجمع الملك فهد
Tafsir Al-Muyassar, Majma' Malik Fahd,
Kementrian Agama, Wakaf, Dakwah, Madinah, Saudi Arabia
https://furqan.co/muyassar/2/148






nasehat-muslim blogpsot co id

Senin, 02 Juli 2018

Dua Kalimat Ringan Namun Besar Pahalanya

Hasil gambar untuk muslim.or.id



Nasehat Muslim

حَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ إِشْكَابٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ الْقَعْقَاعِ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَلِمَتَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ



Imam Al-Bukhari berkata; telah menceritakan kepadaku [Ahmad bin Isykab] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudlail] dari ['Umarah bin Alqa'qa'] dari [Abu Zur'ah] dari [Abu Hurairah] radliyallahu'anhu, ia berkata,

 "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ada dua kalimat yang disukai Ar Rahman, ringan di lisan dan berat di timbangan, yaitu Subhanallahi wabihamdi subhanallahil adzhim [Hadist Riwayat AL-Bukhari Nomor 7008]

Ibnu Bathal berkata


هذه الفضائل الواردة في فضل الذكر
 إنما هي لأ‌هل الشرف في الدين والكمال؛

Inilah bentuk keutamaan berdzikir, sesungguhnya berdzikir merupakan kebiasaan orang yang mulia dalam Agama dan mencintai kesempurnaan 


[Lihat Fathul Bari Ibnu Hajar Al-asqalani, http://www.alukah.net/library/0/48905/]







nasehat-muslim blogpsot co id

Sabtu, 30 Juni 2018

Tafsir Al-Baqarah 144: Pemindahan Kiblat dari Baitul Maqdis ke Kabah

Hasil gambar untuk muslim.or.id anak


Nasehat Muslim



( قَدْ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ ۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا ۚ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ ۗ وَإِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ )
البقرة (144)

Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.
(Surat Al-Baqarah 144)

Tafsir:

قد نرى تحوُّل وجهك -أيها الرسول- في جهة السماء، مرة بعد مرة؛ انتظارًا لنزول الوحي إليك في شأن القبلة،
Sungguh kami melihat wajah mu -wahai Rasul- menengadah ke langit, berulang ulang, menunggu turun nya wahyu kepada mu tentang perkara kiblat

فلنصرفنك عن "بيت المقدس" إلى قبلة تحبها وترضاها، وهي وجهة المسجد الحرام بـ "مكة"، فولِّ وجهك إليها.
Maka Kami merubah kiblat dari -baitul maqdis- menuju kepada kiblat yang engkau ingin kan, yaitu masjidil haram di makkah

وفي أي مكان كنتم -أيها المسلمون- وأردتم الصلاة فتوجهوا نحو المسجد الحرام.
Maka di mana pun kalian berada -wahai orang muslim - ketika akan shalat maka arahkan wajahmu ke masjidil haram

وإن الذين أعطاهم الله علم الكتاب من اليهود والنصارى لَيعلمون أن تحويلك إلى الكعبة هو الحق الثابت في كتبهم.
Dan sesungguhnya orang yang Allah berikan kepada mereka kitab dari golongan yahudi dan nasrani mereka sangat mengetahui bahwa pemindahan kiblat ke arah ka'bah adalah sesuatu hal yang benar yang telah diterangkan di kitab mereka

وما الله بغافل عما يعمل هؤلاء المعترضون المشككون، وسيجازيهم على ذلك.
Dan Allah tidak lengah terhadap perbuatan orang yang membangkang dan Allah akan membalas atas apa yang mereka lakukan

الميسر — مجمع الملك فهد
Tafsir Al-Muyassar, Majma' Malik Fahd,
Kementrian Agama, Wakaf, Dakwah, Madinah, Saudi Arabia
https://furqan.co/muyassar/2/144






nasehat-muslim blogpsot co id

Jumat, 29 Juni 2018

Tafsir Al-Baqarah 146: Yahudi dan Nasrani Menyembunyikan Kebenaran


Hasil gambar untuk muslim.or.id anak


Nasehat Muslim

( الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْرِفُونَهُ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَاءَهُمْ ۖ وَإِنَّ فَرِيقًا مِّنْهُمْ لَيَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَهُمْ يَعْلَمُونَ )
البقرة 
(146)

"Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui"
(Surat Al-Baqarah: 146)

Tafsir:

الذين أعطيناهم التوراة والإنجيل من أحبار اليهود وعلماء النصارى يعرفون أنَّ محمدًا صلى الله عليه وسلم رسول الله بأوصافه المذكورة في كتبهم، مثل معرفتهم بأبنائهم. وإن فريقًا منهم ليكتمون الحق وهم يعلمون صِدْقه، وثبوت أوصافه.

Rahib yahudi dan Ahli Ilmunya nasrani yang Allah berikan Taurat dan Injil, mereka mengetahui bahwa Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam adalah utusan Allah sebagaimana sifat yang disebut kan dalam Kitab mereka, mereka mengetahui sebagai mana mereka mengetahui anak mereka sendiri, sebagian dari mereka menyembunyikan kebenaran padahal telah mengetahuinya

الميسر — مجمع الملك فهد
Tafsir Al-Muyassar, Majma' Malik Fahd,
Kementrian Agama, Wakaf, Dakwah, Madinah, Saudi Arabia
https://furqan.co/muyassar/2/146






nasehat-muslim blogpsot co id

Minggu, 03 Juni 2018

Tafsir Al-Baqarah 124: Nabi Ibrahim Lulus dari Ujian Allah Ta'ala

Hasil gambar untuk muslimah.or.id pahala


Nasehat Muslim

وَإِذِ ابْتَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ رَبُّهُ بِكَلِمَاتٍ فَأَتَمَّهُنَّ ۖ قَالَ إِنِّي جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامًا ۖ قَالَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۖ قَالَ لَا يَنَالُ عَهْدِي الظَّالِمِينَ

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia". Ibrahim berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku". Allah berfirman: "Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim".
(Surat Al-Baqarah 124)








📗 Tafsir;

واذكر-أيها النبي- حين اختبر الله إبراهيم بما شرع له من تكاليف، فأدَّاها وقام بها خير قيام. قال الله له: إني جاعلك قدوة للناس. قال إبراهيم: ربِّ اجعل بعض نسلي أئمة فضلا منك، فأجابه الله سبحانه أنه لا تحصل للظالمين الإمامةُ في الدين.
Ingatlah -wahai Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam- ketika Allah menguji Nabi Ibrahim untuk menjalankan apa yang di syariatkan-Nya, dan Nabi Ibrahim menunaikannya dengan baik, Allah berfirman kepada nya; Aku akan menjadikanmu Imam sebagai suri tauladan bagi manusia. Nabi ibrahim berdoa; wahai Rabbi jadikanlah sebagian keturunan ku Imam bagi manusia, maka Allah pun mengabulkan doanya. Dan tidak lah kepemimpinan dalam agama diberikan kepada orang yang dzalim.


الميسر — مجمع الملك فهد
Tafsir Al-Muyassar, Majma' Malik Fahd,
Kementerian Islam, Wakaf, Dakwah dan Bimbingan, Saudi Arabia, https://furqan.co/muyassar/2/124






nasehat-muslim blogpsot co id

Tafsir Al-Baqarah 123: Manusia Tidak Bisa Saling Tolong Menolong di Akhirat

Hasil gambar untuk muslimah.or.id pahala


Nasehat Muslim

وَاتَّقُوا يَوْمًا لَا تَجْزِي نَفْسٌ عَنْ نَفْسٍ شَيْئًا وَلَا يُقْبَلُ مِنْهَا عَدْلٌ وَلَا تَنْفَعُهَا شَفَاعَةٌ وَلَا هُمْ يُنْصَرُونَ

"Dan takutlah kamu kepada suatu hari di waktu seseorang tidak dapat menggantikan seseorang lain sedikitpun dan tidak akan diterima suatu tebusan daripadanya dan tidak akan memberi manfaat sesuatu syafa'at kepadanya dan tidak (pula) mereka akan ditolong"
(Surat Al-baqarah 123)

Tafsir:

وخافوا أهوال يوم الحساب إذ لا تغني نفس عن نفس شيئًا، ولا يقبل الله منها فدية تنجيها من العذاب، ولا تنفعها وساطة، ولا أحد ينصرها.

Takutlah kalian tentang keadaan di hari perhitungan (akhirat) ketika seseorang tidak bisa menolong yang lain, dan Allah tidak menerima tebusan yang bisa menyelamatkan seseorang dari adzab, dan tidak akan bermanfaat perantara, dan tidak ada seorangpun yang bisa memberikan pertolongan

الميسر — مجمع الملك فهد
Tafsir Al-Muyassar, Majma' Malik Fahd,
Kementrian Islam, Wakaf, Dakwah dan Bimbingan, Saudi Arabia






nasehat-muslim blogpsot co id