Laman

Jumat, 31 Desember 2010

Indahnya Beramal Shalih

Alhamdulillah washalatu wassalam 'ala rasulillah, amma ba'du

Saudara kami kaum muslim, sungguh hal yang sangat berbahaya sebagai muslim jika tidak mengamalkan ilmu agama yang telah ia ketahui. Allah ta'ala begitu banyak mengkaitkan amal shalih dengan iman, dan juga dicela bagi orang yang berkata namun tidak mengamalkan, Allah berfirman, artinya : "Wahai orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang kamu tidak melakukan, sangatlah dibenci disisi Allah kamu mengatakan apa yang tidak kamu lakukan (QS. Ash-shaf: 2-3).

Didalam kitab al-bukhari dan muslim dari hadist usamah bin zaid, radhiallahu'anhu berkata aku mendengar rasulullah shalallahu'alaihi wassalam bersabda, “Di hari kiamat nanti akan didatangkan seseorang yang diseret lalu dilempar ke dalam neraka sehingga keluar usus-usus perutnya lalu dia berputar-putar padanya sebagaimana berputarnya keledai di alat penggilingan. Maka berkerumunlah ahli neraka dan mereka berkata, ‘Hai Fulan, ada apa denganmu?! Bukankah engkau yang menyuruh kepada yang baik dan melarang dari yang mungkar?’ Ia menjawab, ‘Benar, dahulu akulah yang menganjurkan kebaikan tetapi aku tidak mengerjakannya dan aku melarang kemungkaran tapi aku melakukannya.’ (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Maka saudaraku muslim, kewajiban kita tiap muslim untuk beramal shalih dengan ilmu agama, yang telah kita ketahui seperti mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan berbagai ibadah yang lain, karena sesungguhnya Allah tidaklah menciptakan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Nya saja, Allah berfirman, artinya, " Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah" (QS. Adz-dzariyat : 56).

shalallahu'ala nabiyina muhammad wa'ala alihi wa shahbihi wassalam.

(Referensi : taysirulwhusul ilaa naylil mamul bisyarhi tsaltsatil ushul, nukman bin abdulkarim, al.10, maktabah al-idrisiyah al-islamiyah as-salafiyah - maktabah darulharamain al-islamiyah, kota shan'a)

Abdullah
www.nasehat-muslim.blogspot.com

Sabtu, 25 Desember 2010

Ma'rifah Dinul Islam


Mengenal agama islam dengan alqur'an dan assunnah, meliputi :

1.Agama yang Allah tidak menerima setelah diutus nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam suatu agama kecuali hanya agama islam.Allah berfirman : "Barangsiapa yang mencari agama selain islam maka selamanya tidak akan diterima darinya dan dia di akhirat termasuk orang yang merugi" (al-'imran:85)

2. Bahwa agama islam itu agama yang menyeluruh dan sempurna baik secara aqidah, ibadah,muamalah, siyasash,dan barangsiapa yang membuat urusan yang baru dalam ibadah dalam agama islam ini maka hal itu tertolak,Allah berfirman :"Pada hari telah aku sempurnakan bagi kamu agamamu dan telah aku sempurnakan bagimu nikmatku dan aku telah ridha islam menjadi agama bagi kalian"(al-maidah : 3). Dan dalam shahihain (shahih bukhari dan shahih muslim) hadist dari ummul mukminin 'aisyah radhiyallahu 'anha, bahwa rasulullah muhammad shalallahu'alaihi wassalam bersabda, barangsiapa mengadakan suatu yang baru dalam urusan agama kami ini maka tidak akan diterima baginya dan dia tertolak.

3.Bahwa agama islam adalah agama yang mudah yang Allah telah menjadikan mudah bagi kita,dan tidak ada kesulitan didalamnya, Allah berfirman,"Dan tidaklah (Allah) menjadikan bagi kalian didalam agama suatu kesulitan milah bapak kalian ibrahim" (al-haj:78). Dan dalam shahih bukhari dari hadist abu hurairah radhiallahu 'anhu bahwa rasulullah shalalallahu'alaihi wassalam bersabda, sesungguhnya agama mudah, barangsiapa memberat-beratkan dalam agama ini maka kecuali akan terkalahkan.

4. Bahwa Allah telah menjamin akan menjaga agama islam ini, Allah berfirman,"Sesungguhnya
Kami yang menurunkan al-qur'an dan sesungguhnya Kami yang akan menjaganya " (al-hujurat : 9)

(referensi: taysirul whusul ilaa naylil mamul bisyarhi tsalatsatil whusul, nu'man bin abdul karim, maktabah al idrisyiyah-shan'a, maktabah darul haramain shan'a, hal 8-9)


Abdullah
www.nasehat-muslim.blogspot.com

Sabtu, 18 Desember 2010

Rasulullah Muhammad shalallahu'alaihi wasssalam

Mengenal nabi muhammad shalallahu 'alaihi wassalam secara benar dan baik yakni mencakup pengenalan bahwa beliau shalallahu'alaihi wassalam adalah hamba Allah yang tidak boleh disembah, namun juga utusan Allah yang harus ditaati semua perintah dan dijauhi semua larangannya.

Mengenal bahwa beliau nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam adalah penutup para nabi dan tidak ada lagi nabi setelah beliau shalallahu'alaihi wassalam.

Mengenal bahwa beliau nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam diutus kepada manusia seluruhnya baik orang arab maupun bukan orang arab.

Mengenal bahwa beliau nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam merupakan manusia paling sempurna dalam ilmu dan amalan shalih, dan manusia paling takut kepada Allah.

Dan adapun mengenal nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam melalui al-qur'an yang telah menjelaskan tentang sifat nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam.

Diperintahkan manusia untuk mengikuti nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam dalam seluruh urusan, mengikuti sunnah beliau nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam, mengenal melaui sirah perjalanan kehidupan nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam.

Dan maksud dari pengenalan ini sehingga manusia bisa mengikuti sunnah nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam secara lahir dan bathin, dan mencukupi dengan sunnah nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam tanpa membuat hal baru yang tidak pernah dicontohkan nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam dalam urusan agama ini.

(referensi: taysirul whusul ilaa naylil mamul bisyarhi tsalatsatil whusul, penulis: nu'man bin abdul karim, penerbit: maktabah al idrisyiyah-shan'a, maktabah darul haramain shan'a)


Abdullah
www.nasehat-muslim.blogspot.com

Mengenal Allah subhanahu wata'ala


Wahai hamba Allah, kita senantiasa membutuhkan Allah ta'ala, dalam tiap waktu dan tiap aktivititas kehidupan kita, maka kenalilah Allah subhanahu wata'ala dengan baik wahai saudara muslim,

1. Mengenal nama dan sifat-Nya, Allah memiliki nama dan sifat yang indah, yang barangsiapa memahami dengan penghapalan yang penuh makna maka akan masuk surga. Allah berfirman, "Dan milik Allah nama dan sifat yang baik, maka berdoalah dengan nama dan sifat-Nya" (QS.Al-'araf: 180). Bagaimana jika engkau diberitahu disuatu negeri ada seorang raja yang sangat baik, penuh kasih sayang, perkasa, melindung rakyatnya, memberikan keinginan rakyatnya, senang berbuat baik pada rakyatnya, maka pasti kita ingin bertemu dengan raja itu, dan Allah lebih dari sifat raja seperti ini, bahkan Allah tidak ada yang sebanding dengan-Nya.

2. Mengenal Allah dengan melihat dan mentadaburi ayat-ayat kauniyah, melihat alam semesta, Allah berfirman,"Sesungguhnya didalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang, maka terdapat tanda bagi kaum yang berakal (Al-imran; 190). Manusia baru bisa membuat gedung tinggi didunia beberapa ratus meter saja sudah merasa hebat, padahal belum sampai langit, dan bahkan jika disuruh membuat nyamuk yang kecil saja tidak bisa.

3. Melihat dan mentadaburi ayat-ayat syar'iah, Allah befirman, "Maka apakah mereka tidak memperhatikan al-qur'an? kalau kiranya al-qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentu mereka mendapati pertentangan yang banyak didalamnya (an-nisa' :82). Maka hendaknya tiap muslim senantiasa mencintai Allah, takut pada-Nya, menjauhi dosa-dosa, berharap pada-Nya, menjalankan ibadah dan amal shalih, dan beribadah hanya kepada-Nya.

(referensi: taysirul whusul ilaa naylil mamul bisyarhi tsalatsatil whusul, penulis: nu'man bin abdul karim, penerbit: maktabah al idrisyiyah-shan'a, maktabah darul haramain shan'a)


Abdullah
www.nasehat-muslim.blogspot.com

Jumat, 17 Desember 2010

Tentang Orang Kafir

بسم الله الرحمن الرحيم

Allah berfirman : " Sesungguhnya orang kafir sama saja kamu beri peringatan kepada mereka atau tidak kamu beri peringatan pada mereka, mereka tidak akan beriman (al-baqarah : 6)

Orang kafir senantiasa menyimpang dari apa yang diturunkan kepada nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam dengan penuh kesombongan dan melampaui batas, mereka tidak mau beriman walaupun telah diberi peringatan oleh rasulullah muhammad shalallahu'alaihi wassalam dengan adzab Allah, dan mereka tidak diberi peringatan pun tetap menyimpang, mereka terus menerus dalam kebatilan.

Allah berfirman : " Allah telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka dan penglihatan mereka ditutup, Dan bagi mereka siksa yang pedih (al-baqarah : 7)

Allah telah mengunci hati orang kafir dan pendengaran mereka dan menjadikan dalam penglihatan penutup, disebabkan karena keingkaran mereka setelah datangnya penjelasan dan kebenaran, mereka tidak mendapatkan petunjukdan bagi mereka adzab yang pedih dineraka jahanam.


وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين


(referensi : at-tafsir al-muyasar, biisyraf shalih bin 'abdul aziz alu syaikh, almadinah almunawarah, diterbitkan : majmu' malik fahd litaba'ati almushaf assyarif, tahun : 1423H/2009M, Hal 3)

Abdullah.
ابو مو سى

http://nasehat-muslim.blogspot.com/

Tentang Kehidupan Akhirat

Hari demi hari, umur kita terus berkurang, kematian pun akan datang menjelang, Kehidupan akhirat adalah kepastian, maka bagi yang menginginkan kehidupan dunia dan akhirat maka caranya hanyalah dengan menjalankan alqur'an dan assunnah.

Tafsir surat al-baqarah ayat 4-5


Allah berfirman : Orang-orang yang beriman dengan apa yang diturunkan kepadamu (kepada nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam) dan apa yang diturunkan dari sebelummu dan terhadap akhirat mereka yakin (al-baqarah : 4)

Orang beriman adalah mereka yang membenarkan apa yang diturunkan kepada nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam, yaitu alqur'an, dan hikmah yaitu sunnah-sunnah nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam, dan tiap apa yang diturunkan atas rasul sebelum nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam, seperti kitab taurat, injil dan selain keduanya, dan mereka membenarkan tentang adanya kehidupan akhirat setelah kematian dan apa yang ada didalamnya seperti perhitungan dan pembalasan amalan, serta mereka membenarkan dengan hati, juga dengan lisan dan seluruh anggota tubuh mereka, dan disebutkan tentang hari akhirat karena beriman dengan kejadian akhirat suatu hal yang sangat besar ini akan memotivasi untuk beramal ketaatan, meninggalkan kemaksiatan, dan manusia akan senantiasa menghisab dirinya sehingga lebih berhati-hati beramal.

Allah berfirman : " (Orang beriman) Mereka atas petunjuk dari Rabb mereka, dan mereka itulah orang yang beruntung" (al-baqarah: 5)

Pemilik sifat ini, maka mereka diatas cahaya dari Rabb mereka, dan mendapatkan taufik untuk bisa beramal shalih dari Pencipta mereka, dan mendapatkan hidayah ilmu agama yang bermanfaat, dan mereka itulah orang yang beruntung.

(referensi : at-tafsir al-muyasar, biisyraf shalih bin 'abdul aziz alu syaikh, almadinah almunawarah, diterbitkan : majmu' malik fahd litaba'ati almushaf assyarif, tahun : 1423H/2009M, Hal 2)

Abdullah.
ابو مو سى

http://nasehat-muslim.blogspot.com/

Jumat, 10 Desember 2010

Karena Disana Masih Banyak yang Membutuhkan


Nabi Muhammad shalallhu'alaihi wassalam bersabda:"lihatlah mereka yang dibawah (kalian dalam urusan dunia), dan jangan melihat yang diatas kalian, hal itu agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah atas kalian".(muttafaqun'alaih)

Ini adalah wasiat yang bermanfaat, ini menunjukkan anjuran untuk bersukur dengan mengakui nikmat berasal dari Allah ta'ala, dan menyebut nikmat Allah ta'ala dalam rangka bersyukur, dan senantiasa memohon agar bisa diberi kekuatan untuk bisa bersyukur, karena sebab bertambahnya nikmat adalah dengan bersyukur atas nikmat yang Allah berikan, dengan menggunakan nikmat untuk beribadah dan berbuat kebaikan, juga menggunakan nikmat untuk menjauhi dosa dan mengakui semua nikmat berasal dari Allah ta'ala, dan ini adalah kebaikan yang besar.

Ini adalah obat yang sangat ajaib, sebab bertambahnya kekuatan syukur, yaitu seorang hamba senantiasa dalam waktu-waktunya melihat mereka yang lebih bawah baik dari mereka dalam segi akal, keturunan dan harta. Sehingga orang yang senantiasa melazimi untuk terus menerus melihat mereka yang ada dibawah mereka, maka mereka akan senantiasa banyak bersyukur dan memuji Allah subhanahu wata'ala.

(referensi : bahjatulqulubil abrar, ditulis : abdurrahman bin nashir as-sa'di, diterbitkan : darulminhaj, kairo, cetakan awal, tahun :1423 H/ 2002M )

Abdullah.
ابو مو سى

http://nasehat-muslim.blogspot.com/