Laman

Sabtu, 11 Juni 2011

Istighotsah yang Terlarang














Nasehat Muslim

Pertanyaan
Apakah istighotsah/meminta pertolongan pada yang ghaib dan pada mayat merupakan kufur akbar?

Jawaban
Benar, meminta pertolongan pada mayat atau hal yang ghaib adalah syirik akbar, serta orang yang melakukan hal demikian akan keluar dari milah islam.

Allah ta'ala berfirman, artinya
"Barangsiapa yang menyembah Tuhan lain bersama Allah yang tidak ada petunjuk baginya mengenai hal itu, maka sesungguhnya perhitungannya disisi-Nya, sesungguhnya tidak beruntung orang-orang yang kafir"

Allah ta'ala berfirman, artinya
Dan sesembahan-sesembahan selain-Nya yang kalian seru itu tidak bisa menguasai setipis kulit ari sekalipun. Jika kalian menyeru mereka (berhala), maka mereka itu tidak bisa mendengar doa kalian. Dan seandainya mereka itu bisa mendengar maka mereka juga tidak akan bisa mengabulkan permintaan kalian, dan pada hari kiamat nanti mereka akan mengingkari perbuatan syirik kalian, dan tiada yang bisa menyampaikan kepadamu tentang hakikat segala hal sebagaimana (Allah) Zat yang maha mengetahui.”
(QS Faathir: 13-14)

Wabillahi taufiq washalallahu 'ala nabiyina muhammad wa alihi washahbihi wassalam

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’





Nasehat Muslim

Akhlaq Islam













Nasehat Muslim

Akhlaq Islam

Pertanyaan
Sesungguhnya banyak dari mereka yang mendengar ceramah agama, akan tetapi mereka tidak melakukan amar ma'ruf nahi munkar/mengajak kebaikan dan mencegah kemunkaran, maka kami meminta nasehat atas hal ini ?

Jawaban
Sesungguhnya yang wajib bagi anda semua adalah untuk senantiasa mengajak manusia pada kebaikan dan mencegah dari kemunkaran, apabila ini telah dilaksanakan oleh sebagian maka telah mencukupi bagi yang lain, akan tetapi jika semua meninggalkan hal ini maka berdosa.

Maka bagi tiap insan selayaknya untuk senantiasa mencurahkan kelapangannya dirinya amar ma'ruf nahi munkar, dalam tempat yang disana belum ada orang yang melakukan hal ini.

Nabi Muhammad shalallahu'alahi wassalam bersabda,
Barangsiapa diantara kalian yang melihat kemunkaran maka hendaknya merubah dengan tangannya, dan jika tidak mampu maka dengan lisannya, jika tidak mampu maka dengan hatinya, dan itu selemah-lemah iman
(HR. Muslim, dalam kitab shahihnya)

Maka bagi tiap muslim sepatutnya tolong menolong dalam perkara ini dan saling menasehati dalam setiap tempat baik itu dimasjid, dijalan maupun pada keluarganya dirumah.

Allah ta'ala berfirman, artinya
"Wahai orang yang beriman jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka"
(QS. At-tahrim : 6)

Dan wajib tiap muslim tolong menolong dalam kebaikan dan kesabaran.





Nasehat Muslim

Minggu, 05 Juni 2011

Sepuluh Orang Dijamin Surga













Nasehat Muslim

Ada sepuluh orang sahabat rasulullah muhammad shalallahu'alaihi wassalam yang diberi kabar gembira oleh nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam bahwa mereka akan masuk surga.

Mereka adalah abu bakar, umar bin khathab, utsman bin 'affan, 'ali bin abi thalib, thalhah bin ubaidillah, az-zubair bin awwam, abdurrahman bin 'auf, sa'ad bin abi waqash, said bin zaid, abu ubaidah ibnul jarrah radhiallahu 'anhum ajmain.

Nabi Muhammad shalallahu'alaihi wassalam bersabda,
"Abu bakar disurga, umar disurga, utsmaan disurga, 'aliy disurga, thalhah disurga, az-zubair disurga, abdurrahman bin auf disurga, sa'd disurga, sa'iid disurga dan abu 'ubaidah bin al-jarrah disurga"

[Diriwayatkan oleh At-Tirmidziy no. 3747, dan yang lainnya, shahih].

(Rujukan utama, at-ta'liyqatul mukhtasarah 'ala 'aqiydatit thahawiyah, syaikh Dr. Shalih al-fauzan, penerbit darul 'ashimah, hal 234)




Nasehat Muslim

Jumat, 13 Mei 2011

Sahabat Nabi shalallahu 'alaihi wassalam














Nasehat Muslim

Kita mencintai sahabat nabi shalallahu'alaihi wassalam, akan tetapi kita tidak berlebihan didalam mencintai para sahabat radhiallahu 'anhum, tidak boleh berlebihan hingga menyembah mereka radhiallahu 'anhum.

Seperti rafidhah yang karena berlebihan, padahal sebenarnya mereka tidak mencintai para sahabat radhiallahu'anhum, tapi justru mereka mengatakan bahwa sahabat nabi shalallahu'alaihi wassalam yaitu ali bin abi thalib radhallahu 'anhu adalah Allah itu sendiri, ini adalah kesesatan yang nyata namun terjadi.

Oleh karena itu kita tidak boleh menjadikan mereka para sahabat radhiallahu 'anhum tandingan selain Allah ta'ala yang disembah serta dimintai mayat atau pada kubur mereka karena hal seperti ini adalah kesyirikan.

Allah tas'ala berfirman, artinya
"Katakanlah: 'Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu"
(QS. al-maidah : 77)

Dan berlebihan atau ghuluw itu dilarang, maka kita mencintai para sahabat radhiallahu 'anhum dengan tidak melamapui batas, tapi kita mencintai mereka para sahabat radhiallahu 'anhum dengan ridha terhadap mereka radhiallahu 'anhum .

(Diolah dengan perubahan bahasa dari sumber, at-ta'liyqatul mukhtasarah 'ala 'aqiydatit thahawiyah, syaikh Dr. Shalih al-fauzan, penerbit darul 'ashimah, hal 231)




Nasehat Muslim

Sabtu, 07 Mei 2011

Ulama Hadist sekaligus Fiqih














Nasehat Muslim

Fuqahaul Muhaditsiyn adalah ulama yang paham terhadap ilmu hadist dan fiqh, mereka ulama hadist sekaligus fiqih, mereka antara lain Imam Ahmad, Imam Malik, Imam Syafi'i, Imam Bukhari dan lain-lain.

Merekalah yang menjaga sunnah nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam, mereka yang menolong hadist nabi muhammad shalallhui'alaihi wassalam dari para pemalsu hadist.Merekalah yang membongkar para pemalsu hadist, dengan ilmu periwayatan hadist maka terjagalah hadist sehingga nampak yang shahih dari nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam dari yang palsu.

Merekalah yang membongkar hadist-hadist palsu yang dibuat para pemalsu hadist yang menyebabkan berbagai bentuk penyimpangan amal dan ibadah umat islam, yang para pemalsu tersebut sebagaimana dalam hadist terancam neraka.

Disamping mereka paham ilmu hadist sehingga bisa memilah-milih hadist yang shahih tidak asal dalam menggunakan hadist, mereka juga ulama fiqih yang mampu melakukan istinbath hukum dari dalil-dalil secara tepat, kemudian menjelaskan pemahaman dari dalil-dalil tersebut sesuai yang dimaksudkan syariat.

Nabi Muhammad shalallahu'alaihi wassalam bersabda
"ulama adalah pewaris para nabi"
(HR. Abu daud, 463)

Merekalah para ulama yang kedudukan mereka mulia dan utama setelah para sahabat radhiallahu'anhum ajma'in.

(Rujukan utama, at-ta'liyqatul mukhtasarah 'ala 'aqiydatit thahawiyah, syaikh Dr. Shalih al-fauzan, penerbit darul 'ashimah, hal 236-237)

Nasehat Muslim

Matahari Terbit dari Barat














Nasehat Muslim

Matahari berjalan sesuai dengan perintah Allah ta'ala, dan dia terbit dari timur dan terbenam dibarat, namun diakhir zaman Allah ta'ala akan memerintahkannya terbit dari barat.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tidak tegak hari kiamat hingga matahari terbit dari tempat terbenamnya. Apabila telah terbit demikian, dan manusia telah melihatnya maka merekapun beriman. Dan itu merupakan hari yang tidak bermanfaat keimanan bagi satu jiwa, yang dia tidak beriman sebelumnya atau tidak menghasilkan kebaikan pada keimanannya.”

(HR. Al-Bukhari no. 4359 dan Muslim, 1/157)


Allah ta'ala berfirman, artinya
“Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Rabb-mu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: ‘Tunggulah oleh kalian sesungguhnya kamipun menunggu (pula)”
(QS. Al-An’am: 158)

Inilah salah satu tanda besar tentang akan dekatnya datang hari kiamat yaitu akan terbitnya matahari dari barat. Maka pada saat itu tidaklah bermanfaat lagi taubat seorang hamba, demikian juga orang kafir yang masuk islam karena pada saat itu tidak akan diterima ke-islaman-nya.

(Rujukan utama, at-ta'liyqatul mukhtasarah 'ala 'aqiydatitthahawiyah, syaikh Dr. Shalih al-fauzan, penerbit darul 'ashimah, hal 245-246)


Nasehat Muslim

Jumat, 06 Mei 2011

Munculnya Dajjal













Nasehat Muslim

Salah satu tanda yang besar akan dekatnya datang hari kiamat yaitu akan munculnya dajjal, dia dinamakan dajjal karena banyaknya kedustaan yang dilakukan.

Sebagaimana dalam hadist-hadist disebutkan bahwa dia akan menyatakan diri bisa menghidupkan dan mematikan manusia, dan bersamanya adalah para pengikut syaithan.

Dia akan mengajak manusia pada kekafiran, dia akan memerintahkan langit hujan maka turunlah hujan, dan dia akan memerintahkan bumi menumbuhkan tanaman maka tumbuhlah tanaman, dan dajjal inilah fitnah yang terbesar, dajjal akan memasuki seluruh negeri yang ada dibumi kecuali mekah dan madinah.

Dan semua nabi pernah memperingatkan umatnya akan kemunculan dajjal ini dan terutama lagi nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam karena umat beliau shalallahu'alaihi wassalam umat terakhir yang dekat dengan kemunculannya.

Oleh karena itu nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam memerintahkan dalam tiap shalat diakhir setelah tasyahud untuk seluruh muslim berdoa meminta perlindungan dari empat hal.

Berlindung pada Allah dari empat hal yaitu dari adzab jahannam, adzab kubur, dari fitnah hidup dan mati, dan dari fitnah al-masih ad-dajjal
(HR. tirmidzi, 3613)

(Rujukan utama, at-ta'liyqatul mukhtasarah 'ala 'aqiydatitthahawiyah, syaikh Dr. Shalih al-fauzan, penerbit darul 'ashimah, hal 245-246)

Nasehat Muslim