Laman

Selasa, 07 November 2017

Tafsir Al-Baqarah 94

Hasil gambar untuk muslim.or.id kematian


Nasehat Muslim

قُلْ إِنْ كَانَتْ لَكُمُ الدَّارُ الْآخِرَةُ عِنْدَ اللَّهِ خَالِصَةً مِنْ دُونِ النَّاسِ

"Katakanlah: "Jika kamu menganggap kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain"

 فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

"maka inginilah kematian, jika kamu memang benar"

(Surat Al-Baqarah: 94)

 Tafsir:


ketika yahudi terlaknat mengatakan mereka anak Allah dan kekasih-Nya serta mengatakan tidak akan masuk surga kecuali yahudi dan nasrani, maka mereka diajak bermubahalah (adu doa) untuk mengetahui kelompok mana yang berdusta, muslim atau yahudi. namun yahudi menolak ajakan tersebut, maka diketahui bahwa yahudi itu dzalim dan bohong, karena jika mereka benar-benar teguh tentu mereka menjadi kelompok yang paling dahulu tampil melakukan mubahalah. 

[تفسير القرآن العظيم — الحافظ ابن كثير, Tafsir Al-Qur'an Al-'Adhim, Al-hafidz Ibnu Katsiir]






Nasehat Muslim: 

http://nasehat-muslim.blogspot.co.id

Minggu, 05 November 2017

Tafsir Al-Baqarah 93: Mendengar, Menerima, Mentaati dan Melaksanakan Perintah Allah Ta'ala

Hasil gambar untuk muslim.or.id surga


Nasehat Muslim

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَكُمْ
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu

 وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ الطُّورَ
dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu

 خُذُوا مَا آتَيْنَاكُمْ بِقُوَّةٍ وَاسْمَعُوا
(seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!"

قَالُوا سَمِعْنَا وَعَصَيْنَا 
Mereka menjawab: "Kami mendengar tetapi tidak mentaati"

وَأُشْرِبُوا فِي قُلُوبِهِمُ الْعِجْلَ بِكُفْرِهِمْ ۚ
Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafirannya

 قُلْ بِئْسَمَا يَأْمُرُكُمْ بِهِ إِيمَانُكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
 Katakanlah: "Amat jahat perbuatan yang telah diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman (kepada Taurat).

(Surat Al-Baqarah: 93)

 Tafsir:

﴿وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَكُمْ وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ الطُّورَ خُذُوا مَا آتَيْنَاكُمْ بِقُوَّةٍ وَاسْمَعُوا﴾
 أي: سماع قبول وطاعة واستجابة 
["Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu, dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu,(seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!"] maksudnya mendengar, menerima, mentaati dan melaksanakan

﴿قَالُوا سَمِعْنَا وَعَصَيْنَا﴾
 أي: صارت هذه حالتهم
("mereka berkata kami dengar dan kami tidak mentaati") inilah keadaan mereka

 ﴿وَأُشْرِبُوا فِي قُلُوبِهِمُ الْعِجْلَ﴾
 بسبب كفرهم
["Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafirannya"] disebabkan kekufuran mereka

﴿قُلْ بِئْسَمَا يَأْمُرُكُمْ بِهِ إِيمَانُكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ﴾
 أي: أنتم تدعون الإيمان وتتمدحون بالدين الحق، وأنتم قتلتم أنبياء الله، واتخذتم العجل إلها من دون الله، لما غاب عنكم موسى، نبي الله،
["Katakanlah: "Amat jahat perbuatan yang telah diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman (kepada Taurat)"] yaitu kalian mengaku beriman dan berada dalam agama yang benar, padahal kalian membunuh nabi Allah dan menyembah anak sapi sebagai Ilah (tuhan) selain Allah ketika musa nabi Allah tidak ada

 ولم تقبلوا أوامره ونواهيه إلا بعد التهديد ورفع الطور فوقكم، فالتزمتم بالقول، ونقضتم بالفعل، فما هذا الإيمان الذي ادعيتم، وما هذا الدين؟

dan kalian tidak menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya kecuali setelah ancaman dijatuhkan gunung thursina dari atas kalian, kalian mengakui dengan perkataaan berpegang teguh (aturan Allah) namun melanggar dengan perbuatan, apakah seperti ini iman yang kalian klaim, agama seperti apakah ini?

 فإن كان هذا إيمانا على زعمكم،

 فبئس الإيمان الداعي صاحبه إلى الطغيان،
 والكفر برسل الله، وكثرة العصيان، 
jika iman sebagaimana persangkaan kalian maka sangat buruklah iman yang demikian karena mengajak kepada kesesatan, kufur kepada Allah dan berbagai kemaksiatan

وقد عهد أن الإيمان الصحيح
 يأمر صاحبه بكل خير، وينهاه عن كل شر،
 فوضح بهذا كذبهم، وتبين تناقضهم.
sesungguhnya iman yang benar mengajak kepada kebaikan dan menjauh dari keburukan, maka tampak jelaslah kedustaan dan kontradiksi perbuatan mereka

[تيسير الكريم الرحمن في تفسير كلام المنان, عبد الرحمن بن ناصر السعدي
Tafsir Al-Qur'an, Taysirul Kariimirrahman fii Tafsiir kalaamil manaan, Assa'diy, 
https://furqan.co/saadi/2/93]






Nasehat Muslim: 

http://nasehat-muslim.blogspot.co.id

Jumat, 03 November 2017

Tafsir Al-Baqarah 93 (Attafsiir Almuyassar Lilquranil Kariim)

Hasil gambar untuk muslim.or.id janji



Nasehat Muslim

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَكُمْ
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu

 وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ الطُّورَ
dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu

 خُذُوا مَا آتَيْنَاكُمْ بِقُوَّةٍ وَاسْمَعُوا
(seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!"

قَالُوا سَمِعْنَا وَعَصَيْنَا 
Mereka menjawab: "Kami mendengar tetapi tidak mentaati"

وَأُشْرِبُوا فِي قُلُوبِهِمُ الْعِجْلَ بِكُفْرِهِمْ ۚ
Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafirannya

 قُلْ بِئْسَمَا يَأْمُرُكُمْ بِهِ إِيمَانُكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
 Katakanlah: "Amat jahat perbuatan yang telah diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman (kepada Taurat).

(Surat Al-Baqarah: 93)

 Tafsir:


واذكروا حين أَخَذْنا عليكم عهدًا مؤكدًا بقَبول ما جاءكم به موسى من التوراة
dan ingatlah ketika pengambilan janji yang teguh atas kalian (bani israil) agar mengikuti taurat yang musa datang dengannya  

 فنقضتم العهد، فرفعنا جبل الطور فوق رؤوسكم
dan kalian (bani israil) melanggar perjanjian, maka diangkat angkat gunung thursina diatas kepala kalian

 وقلنا لكم: خذوا ما آتيناكم بجدٍّ، واسمعوا وأطيعوا، وإلا أسقطنا الجبل عليكم
dan dikatakan kepada mereka; pegang teguhlah apa yang diberikan kepada kalian, dengarlah dan taatlah (perintah Allah), jika tidak maka gunung akan ditimpakan

 فقلتم: سمعنا قولك وعصينا أمرك؛
dan kalian (bani israil) berkata mereka berkata kami mendengar perkataan namun kami tidak mentaati

 لأن عبادة العجل قد امتزجت بقلوبكم بسبب تماديكم في الكفر
penyembahan terhadap anak sapi telah meresap kuat dihati kalian disebabkan kuatnya kekafiran

 قل لهم -أيها الرسول-: قَبُحَ ما يأمركم به إيمانكم من الكفر والضلال.
katakan kepada mereka -wahai rasul- ; amat buruk apa yang diperintahkan keyakinan kalian untuk kufur dan berbuat sesat
[التفسير الميسر للقرآن الكريم — جمع من العلماء تحت إشراف مجمع الملك فهد,
Tafsir Al-Qur'an, Attafsiir Almuyassar Lilquranil Kariim, Disusun Para Ulama, Penerbit Majma Malik Fahd, Kementerian Urusan Islam, Wakaf, Dakwah dan Bimbingan Kerajaan Saudi Arabia, 
https://furqan.co/muyassar/2/93]






Nasehat Muslim: 

http://nasehat-muslim.blogspot.co.id

Tafsir Al-baqarah 93 ( Tafsir Al-Qur'an Al-'Adhim, Al-hafidz Ibnu Katsiir)

Hasil gambar untuk muslim.or.id


Nasehat Muslim
وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَكُمْ
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu

 وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ الطُّورَ
dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu

 خُذُوا مَا آتَيْنَاكُمْ بِقُوَّةٍ وَاسْمَعُوا
(seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!"

قَالُوا سَمِعْنَا وَعَصَيْنَا 
Mereka menjawab: "Kami mendengar tetapi tidak mentaati"

وَأُشْرِبُوا فِي قُلُوبِهِمُ الْعِجْلَ بِكُفْرِهِمْ ۚ
Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafirannya

 قُلْ بِئْسَمَا يَأْمُرُكُمْ بِهِ إِيمَانُكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
 Katakanlah: "Amat jahat perbuatan yang telah diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman (kepada Taurat).

(Surat Al-Baqarah: 93)

 Tafsir:


Allah ta'ala merinci kesalahan, pelanggaran janji, kesombongan dan berpalingnya orang yahudi dari perintah Allah. Maka Allah ta'ala mengangkat gunung thursina untuk ditimpakan kepada mereka sampai mereka mau menerima perjanjian itu. Namun mereka melanggar perjanjian itu, mereka berkata kami mendengar tetapi tidak mentaati.


 ("Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafirannya") yaitu kecintaan mereka kepada anak sapi telah meresap hingga merasuk kedalam hati. Kecintaan kepada sesuatu membuat buti dan tuli. 

("Katakanlah: "Amat jahat perbuatan yang telah diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman (kepada Taurat)") yaitu betapa buruk kekufuran kalian kepada ayat Allah dan pengingkaran terhadap para nabi. Lalu bagaimana kalian mengaku beriman padahal kalian melakukan berbagai perbuatan kekufuran.

[تفسير القرآن العظيم — الحافظ ابن كثير, Tafsir Al-Qur'an Al-'Adhim, Al-hafidz Ibnu Katsiir]






Nasehat Muslim: 

http://nasehat-muslim.blogspot.co.id

Kamis, 02 November 2017

Tafsir Al-Baqarah 92 (Attafsiir Almuyassar Lilquranil Kariim)

Image result for muslim.or.id musibah


Nasehat Muslim


 وَلَقَدْ جَاءَكُمْ مُوسَىٰ بِالْبَيِّنَاتِ

Sesungguhnya Musa telah datang kepadamu membawa bukti-bukti kebenaran (mukjizat)

 ثُمَّ اتَّخَذْتُمُ الْعِجْلَ مِنْ بَعْدِهِ


 kemudian kamu jadikan anak sapi (sebagai sembahan) sesudah (kepergian)nya

 وَأَنْتُمْ ظَالِمُونَ

 dan sebenarnya kamu adalah orang-orang yang zalim

(Surat Al-Baqarah: 92)

 Tafsir:


ولقد جاءكم نبي الله موسى بالمعجزات الواضحات الدالة على صدقه

Dan telah datang Nabi Allah musa dengan mukjizat yang jelas terlihat yang menunjukkan akan kebenarannya


كالطوفان والجراد والقُمَّل والضفادع، وغير ذلك مما ذكره الله في القرآن العظيم


(nabi musa berdoa kepada Allah dan hilanglah musibah bangsa mesir) seperti angin topan, belalang, kutu, katak dan yang selain dari itu sebagaimana Allah firmankan dalam alquran


 ومع ذلك اتخذتم العجل معبودًا 
بعد ذهاب موسى إلى ميقات ربه

dan bersamaan dengan hal itu mereka justru menjadikan anak sapi sebagai sesembahan setelah nabi musa pergi untuk beribadah kepada Rabbnya

 وأنتم متجاوزون حدود الله

maka kalian (bani israil) telah melampaui batasan Allah

[التفسير الميسر للقرآن الكريم — جمع من العلماء تحت إشراف مجمع الملك فهد,
Tafsir Al-Qur'an, Attafsiir Almuyassar Lilquranil Kariim, Disusun Para Ulama, Penerbit Majma Malik Fahd, Kementerian Urusan Islam, Wakaf, Dakwah dan Bimbingan Kerajaan Saudi Arabia, 
https://furqan.co/muyassar/2/92]







Nasehat Muslim: 

http://nasehat-muslim.blogspot.co.id

Tafsir Al-Baqarah 92 ( Taysirul Kariimirrahman fii Tafsiir kalaamil manaan; Assa'diy)

Hasil gambar untuk muslim.or.id iman



Nasehat Muslim
 وَلَقَدْ جَاءَكُمْ مُوسَىٰ بِالْبَيِّنَاتِ

Sesungguhnya Musa telah datang kepadamu membawa bukti-bukti kebenaran (mukjizat)

 ثُمَّ اتَّخَذْتُمُ الْعِجْلَ مِنْ بَعْدِهِ



 kemudian kamu jadikan anak sapi (sebagai sembahan) sesudah (kepergian)nya

 وَأَنْتُمْ ظَالِمُونَ

 dan sebenarnya kamu adalah orang-orang yang zalim

(Surat Al-Baqarah: 92)

 Tafsir:



﴿وَلَقَدْ جَاءَكُمْ مُوسَى بِالْبَيِّنَاتِ﴾
 أي: بالأدلة الواضحات المبينة للحق

("Sesungguhnya Musa telah datang kepadamu membawa bukti-bukti kebenaran (mukjizat)") yaitu dengan dalil yang menjelaskan kebenaran

 ﴿ثُمَّ اتَّخَذْتُمُ الْعِجْلَ مِنْ بَعْدِهِ﴾
 أي: بعد مجيئه 


("kemudian kamu jadikan anak sapi (sebagai sembahan) sesudahnya") yaitu setelah kepergiannya

﴿وَأَنْتُمْ ظَالِمُونَ﴾ 
في ذلك ليس لكم عذر

("dan sebenarnya kamu adalah orang-orang yang zalim")
kalian tidak memiliki udzur dalam hal ini

[تيسير الكريم الرحمن في تفسير كلام المنان, عبد الرحمن بن ناصر السعدي
Tafsir Al-Qur'an, Taysirul Kariimirrahman fii Tafsiir kalaamil manaan, Assa'diy, https://furqan.co/saadi/2/92
]







Nasehat Muslim: 

http://nasehat-muslim.blogspot.co.id

Rabu, 01 November 2017

Surat Al-Baqarah 92 (Tafsir Al-Qur'an Al-'Adhim, Al-hafidz Ibnu Katsiir)

Hasil gambar untuk muslim.or.id tauhid


Nasehat Muslim


 وَلَقَدْ جَاءَكُمْ مُوسَىٰ بِالْبَيِّنَاتِ

Sesungguhnya Musa telah datang kepadamu membawa bukti-bukti kebenaran (mukjizat)


 ثُمَّ اتَّخَذْتُمُ الْعِجْلَ مِنْ بَعْدِهِ

 kemudian kamu jadikan anak sapi (sebagai sembahan) sesudah (kepergian)nya

 وَأَنْتُمْ ظَالِمُونَ

 dan sebenarnya kamu adalah orang-orang yang zalim

(Surat Al-Baqarah: 92)

 Tafsir:


musa datang dengan bukti yang jelas bahwa ia rasul Allah dan bahwa tiada Ilah (tuhan) yang hak selain Allah. Bukti kebenaran yaitu berupa badai, belalang, kutu, kodok, darah, tongkat, tangan, pembelahan laut, penaungan awan, manna salwa, batu dan mukjizat lain. Namun kemudian ketika kepergian musa ke gunung thursina untuk bermunajat kepada Allah mereka (bani israil) menjadikan anak sapi sebagai sesembahan selain Allah, inilah bentuk kedzaliman.

[تفسير القرآن العظيم — الحافظ ابن كثير, Tafsir Al-Qur'an Al-'Adhim, Al-hafidz Ibnu Katsiir]






Nasehat Muslim: 

http://nasehat-muslim.blogspot.co.id