Laman

Sabtu, 25 Juni 2011

Tentang Tamimah (Jimat)














Nasehat Muslim

Pertanyaan :
Ada sebuah hadist yang mengingatkan bahwa memakai tamimah (jimat) adalah sebuah kesyirikan, kami berharap penejelasan akan hal ini?

Syaikh Abdul Azis bin Abdullah bin baz menjawab :
Hadist berkait tamimah adalah dari ibnu mas'ud radhiallahu 'anhu berkata, aku mendengar nabi muhammad shalallahu'alaihi wassalam bersabda "sesungguhnya ruqa (yang syirik), tamimah (jimat) dan tiwalah adalah syirik" (HR. Ahmad dan Abu Daud). Dan adapun tamimah (seperti) sesuatu yang digantungkan keleher anak agar terjaga dari pengaruh buruk ain.

Dan rasulullah shalallahu'alaihi wassalam pun telah bersabda "barangsiapa kalungkan tamimah maka Allah tidak akan memenuhi baginya" (HR. Ahmad) dalam riwayat lain, "Barangsiapa yang mengalungkan tamimah maka telah berbuat syirik" dan sebab didalam pengalungan tamimah adalah syirik wallahu'alam adalah bahwa orang yang mengalungkan tamimah akan berkeyakinan bahwa yang memberi manfaat adalah benda tersebut sehingga melemah tawakalnya pada Allah, dan hal ini sudah cukup untuk mengingatkan akan bahayanya,. Padahal seseorang seharusnya berharap pada Allah tapi dengan tamimah menjadi berharap pada selain Allah maka ini adalah kesyirikan, semoga umat muslim dilindungi dari hal ini.

Menggunakan tamimah (jimat) jika tidak dengan keyakinan bahwa bukan hal itu yang bisa menghindarkan mudharat maka syirik kecil, tapi jika dengan keyakinan bahwa tamimah itu yang buat manfaat dan mudharat maka syirik akbar.

Wabillahi taufiq washalallahu 'ala nabiyina muhammad wa alihi washahbihi wassalam.

Syaikh Abdul Azis bin Abdullah bin Baz sebagai Ketua Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi
Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’








(foto : Masjid syaikh abdul azis bin abdullah bin baz, di saudi arabia)

Nasehat Muslim

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar