Laman

Senin, 26 September 2011

Bolehkah Ijtihad dalam Perkara yang Sudah Ada Dalilnya ?












Nasehat Muslim

Pertanyaan
Sebagian para penutut ilmu melakukan ijtihad dalam perkara yang menyelisihi syariat yang telah ada, apakah dalam perkara ini boleh ijtihad? kami menginginkan penjelasan dalam masalah ini.


 Jawab
Segala hal yang telah diketahui dalam agama dengan dalil-dalil syariat yang jelas dari al-qur'an dan assunnah atau ijma' salaful ummah maka tidak ada ijtihad dalam perkara ini, dan wajib beriman dengan perkara ini serta beramal dengan dalil yang ada dan meninggalkan hal yang menyelesihi ijma' kaum muslimin.

Masalah seperti ini tidak ada perselisihan dikalangan ulama.

Adapun ijtihad maka ada didalam permasalahan khilaf yang belum dijelaskan dalilnya dalam alqur'an dan assunnah.

Ulama yang berijtihad kemudian dia benar maka akan mendapatkan dua pahala, dan manakala salah maka akan mendapatkan satu pahala, dan ini hanya boleh dilakukan oleh ulama yang mempunyai keahlian, serta mampu mengerahkan kemampuannya dalam berijtihad dengan jujur dan ikhlas lillahi ta'ala.

Dalil hal ini ada dalam shahihaim (shahih bukhari dan muslim) dari amr bin ash radhiallahu 'anhu dari Nabi shalallahu 'alaihi wassalam bersabda
Apabila hakim menghukumi, dan dia berijtihad kemudian benar maka baginya dua pahala, dan jika menghukumi dan dia berijtihad kemudian salah maka baginya satu pahala
(HR. Bukhari Muslim)

(Lihat, Fatawa syaikh abdul azis bin abdullah bin baz, http://binbaz.org.sa/mat/164)










Nasehat Muslim
Home : http://nas
ehat-muslim.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar